Simpus Tommy di Puskesmas Cimenyan Kabupaten Bandung

Pagi yang Cerah untuk jiwa yang cerah. Seperti biasa aktifitas dipagi hari ini adalah kunjungan ke Puskesmas Cimenyan Kabupaten Bandung untuk evaluasi program kerja Aplikasi Simpus (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas). Puskesmas ini terletak di Jl. Padasuka Desa Cimenyan Kec Cimenyan dan dikepalai oleh dr.Hanhan S Hasanah. Walaupun puskesmas ini letaknya diujung lereng gunung tapi jumlah pasiennya tidak kalah ramai dengan puskesmas yang ada didaerah perkotaan. Suasana yang masih asri nan sejuk menemani saya dipagi ini, oke setelah berada dipuskesmas tugas pertama saya adalah mensetting databasenya setelah itu mengupdate Aplikasi Simpus. Kali ini yang akan saya update adalah modul untuk mengirimkan Data Kunjungan Pasien secara online ke Dinas Kesehatan Kab.Bandung sehingga harapannya Dinas Kesehatan mampu memonitoring jumlah kunjungan pasiennya perhari bahkan perjam (realtime) mulai dari jam pelayanan puskesmas sampai berakhirnya pelayanan dipuskesmas Dinas Kesehatan Mampu memonitoring data kunjungan tersebut. Kinerja dari sistem ini adalah mengirimkan data secara realtime pada saat petugas melakukan entri data dengan catatan puskesmas harus sudah terkoneksi internet. Setelah selesai mengupdate selanjutnya mencoba apakah updatean tersebut berhasil, ternyata setelah dicoba hasilnya menakjubkan dan mencengangkan...hahaha lebay!!! Data sudah terkirim dan Dinaspun bisa memantau secara online jumlah kunjungan pasien di Puskesmas, Terimakasih. Tanpa basa-basi bereskan semua peralatan tempur saatnya bertandang kepuskesmas lainnya untuk mengevaluasi kembali program kerja Aplikasi Simpus. Sampai Jumpa, Wassalam...

Simpus Tommy di 10 Puskesmas Kota Bandung

Gak kerasa ya sudah hampir dua tahun saya mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas. Familiar saya menyebutnya "Simpus Tommy". Alhamdulillah kini "Simpus Tommy" sudah diaplikasikan di 10 Puskesmas Kota Bandung. Yahhh! target sejawa barat bisa mereferensi "Simpus Tommy"  untuk diimpelemtasikan ditiap puskesmasnya...amin.

Pada versi 2.0 yg dikembangkan saat ini lebih fokus kearah laporan mulai dari laporan bulanan penyakit, Pemakaian dan stok obat, LB3 KIA/KB Gizi serta pelaporan P2M dan masih banyak lagi laporan lainnya. Ya ibaratkan pepatah "perlahan tapi pasti"...hhe. Tidak lah mudah untuk membuat aplikasi ini butuh ketelitian kesabaran dan kerja yg sangat keras bukan lg keras tapi "SANGAT KERAS" wuih sampai dicapslock...xixixi ngeri-geri sedap ya kedengarannya. Yah begitulah banyak story dalam mengembangkan aplikasi puskesmas ini bersakit sakit dahulu bersenang senag kemudian...amin 2x

Tidak lupa saya berterima kasih dan selalu meminta support kepada teman-teman dipuskesmas tanpa kalian aplikasi ini hanyalah benda bodoh yang tidak ada gunanya serta manfaatnya, terus berusaha dan memperbaiki kesalahan jangan pernah bosan apalagi meninggalkan teman-teman kita yang ada dipuskesmas. Optimis kita bisa memajukan sistem informasi di puskesmas, pasti bisa!
Login User

Halaman Utama

Salam dan Terima kasih, Tommy Natalianto. JH, ST.

Silaturahmi Simpus Tommy ke-Puskesmas Haurgeulis Indramayu

Puskesmas Haurgeulis Indramayu
Tak terasa hari demi hari telah kulewati, satu demi satu puskesmas kujajaki dengan penuh ketekunan dan kesabaran semua itu kulakukan demi menciptakan suatu wujud/bentuk karya aplikasi(software) sebut saja "Simpus Tommy" yang nantinya aplikasi ini bisa digunakan oleh teman-teman di Puskesmas dalam mengelola pekerjaan mereka (Memanajemen data serta informasi)  di Puskesmas tersebut.
Hari ini Selasa tepat tanggal 23 Juni 2011 saya "Simpus Tommy" diundang bersilaturahmi oleh staf jajaran Puskesmas Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Pada pertemuan kali ini saya selaku developer banyak sekali mendapat masukan-masukan serta inspirasi dari teman-teman dipuskesmas haurgeulis terutama Bapak Basuki selaku Kepala Puskesmas Haurgelis Kabupaten indramayu. Antusiasme teman-teman di Puskesmas Haurgeulis sangat baik dalam mensupport adanya suatu aplikasi yang bisa mengcover kebutuhan mereka, ambil contoh saja yang paling sederhana yaitu mengihitung data pasien yang berkunjung kepuskesmas. Kebayangkan betapa sulitnya jika disuruh menghitung kunjungan pasien dalam satu tahun...:)) Oleh karena itu dengan adanya aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas atau yang sering saya sebut "Simpus Tommy", hhe..."Sekalian Promosi nih"...:))  harapan teman-teman di Puskesmas Haurgeulis adalah dapat mengefisiensikan waktu, tenaga serta pikiran dalam mengelola manajemen puskesmas serta pelaporan yang nantinya akan direkap sesuai dengan periode waktu pengumpulan laporan tersebut. Wah jika aplikasinya nanti sudah jadi sangat membatu terutama bagi teman-teman di bidang program, tidak pusing lagi jika setiap akhir periode (Bulan/Tahun) harus menganalisis begitu banyak data pasien belum lagi kunjungan yang diluar gedung sana...:)) Nah loh klo sudah begini tinggal giliran Programmernya yang nantinya ikutan pusing juga...xixixixi!!
Hemmmmmmm, tak terasa waktu juga hampir sore, setelah ngobrol ngalor ngidul sana sini akhirnya saya mohon pamit kepada teman-teman di Puskesmas Haurgeulis. Terima kasih banyak atas supportnya tunggu kedatangan "Simpus Tommy" di periode selanjutnya, salam simpus dari saya Tommy Natalianto, JH., ST selaku IT Developer Aplikasi "Simpus Tommy". Sampai jumpa...^_^.

Laporan Bulanan Puskesmas Tamblong


Huaffffff....:D Allahuakbar...allahuakbar...!!! Gak kerasa adzan subuh sudah berkumandang dan matapun mulai redup. Hari ini memang hari yang sungguh melelahkan, bagaimana tidak mengcreate satu buah laporan saja bisa memakan waktu satu hari bahkan bisa lebih. Ambil contoh saja Laporan Bulanan Penyakit (LB1) dalam proses pengerjaan Laporan LB1 lumayan banyak query yg dibuat mulai dari menghitung gologan umur, jenis kelamin, kasus lama dan kasus baru serta terakhir dijumlahkan. Selesai mengerjakan LB1 jangan senang dulu masih ada lagi laporan lainnya seperti LPLPO (Lembar Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat) nah pada laporan LPLPO ini query yang harus dibuat yaitu stok awal, penerimaan, persediaan, pemakaian, sisa akhir, stok optimum dan Permintaan serta yang terakhir adalah sumber obat seperti (APBD, ASKES, PROPINSI, PKBS dan PROGRAM). Kebayang gak tuh laporan ini bisa bikin kepala saya cenat cenut, tapi tenang aja hadapi itu semua dengan senyuman, ketekunan serta kesabaran...hha programmernya cool banget ah!!

Oke ini dia priview Laporan LB1 dan LPLPO yang sudah saya kerjakan saat ini.
Laporan Bulanan Penyakit (LB1)   
Laporan LPLPO (Lembar Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat)
Jika LPLPO sudah selesai masih ada lagi Laporan Penerimaan serta Pemakaian Obat yang dihitung secara periode bulan dan tahun. Oh ya satu lagi Laporan Pemakaian Obat Harian juga ada, namun dalam pembuatan laporan ini tidak terlalu sulit asalkan sudah mempunya variabel yang dibutuhkan seperti tabel penerimaan obat dan yang terpenting referensi source laporan sebelumnya.
Saya berdo'a dan berusaha semoga Simpus Tommy dalam beberapa bulan ini bisa diimplementasikan dibeberapa puskesmas kota bandung salah satunya Puskesmas Tamblong. Yah mudah-mudahan 73 puskesmas sebandung bisa menggunakan simpus tommy "itu target utama saya"...aminnn...hhe.
Oke cukup sekian dulu tulisan saya kali ini, insyallah dipostingan berikutnya kita sambung lagi dengan tema Laporan Bulanan LB3 (KIA/KB, GIZI, P2M)...Selamat pagi dan salam simpus...:))

Perjalanan Simpus Tommy Menuju Puskesmas Tamblong

Assallamu'alaikum....:)
Sama seperti hari-hari sebelumnya hari ini tepat jam 11.00 siang saya berangkat menuju Puskesmas Tamblong, walaupun hari ini cuaca dibandung lagi panas-panasnya tak menyurutkan niat saya untuk segera meluncur ke TKP (Tempat Kerja Programmer) yang diperkirakan jarak tempuhnya sekitar 20km. Lengkap dipersenjatai alat perang laptop, handphone dan carger...hhe maklum laptop saya sudah masuk kategori lansia jadi kemana-mana kudu bawa carger. Selang waktu 30 menit tibalah saya di Puskesmas Tamblong, namun hari ini ada pemandangan yang sedikit berbeda saat saya berkunjung kepuskesmas. Antrian pasien sangat banyak sedangkan petugas dalam hal ini loket sangat kewalahan menghadapi pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan, satu demi satu kartu status pasien dicari diantara ribuan kartu yang tersusun rapi didalam rak. Setelah kartu didapatkan barulah pasien tersebut didaftarkan kemasing-masing poli sesuai dengan gejala penyakit yang diderita, bagaimana cara pendaftarannya..? Yuk kita intip petugas loket...:)) aha sang petugas lagi sibuk menulis data pasien tersebut mulai dari tanggal daftar, pendaftaran poli, kunjungan samapi pada cara pembayaran itu piur manual tulis tangan.

Kebayang gak klo dalam satu hari dikunjungi lebih dari 100 pasien, wah bisa-bisa jari tangan pegel nih dan tulisan juga makin indah alias gak bisa kebaca....hehe...:)) Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya pasien sudah mulai berkurang saya pun langsung menyapa ibu petugas loket "Selamat siang ibu" sapa saya kepada salah satu petugas diloket, dengan ramah dan senyuman yang khas ibu petugas membalas "Selamat siang mas tommy" sambil merekap data pasien hari ini. Tanpa buang-buang waktu saya langsung berbincang-bincang dengan petugas loket, dalam perbincangan kali ini saya diberikan beberapa petunjuk tentang bagaimana rekap laporan yang ada diloket saat ini mulai dari pendataan pasien rawat jalan, status bayar, status kunjungan, kasus serta pengelompokkan kunjungan pasien berdasarkan usia....Huffff..!!, belum apa-apa sudah migren nih...wahahaha.

Setelah usai dari loket selanjutnya saya bertemu dengan staf bagian pelaporan/program, disini saya dijelaskan beberapa jenis laporan yang ada dipuskesmas mulai dari kunjungan dalam gedung (UKP) sampai pada kunjungan luar gedung (UKM)...Huaffff..:D saya sampai ngantuk bercampur pusing mendengarkannya. Gak kebayang tuh butuh waktu berapa lama untuk menyelesaikan semua jenis laporan yang ada dipuskesmas, hemmmm..!! Mudah ko' yang penting tau alurnya dulu bener gak...:))  

Setelah bincang-bicang membahas beberapa jenis laporan tibalah sekarang giliran saya yang angkat bicara.
Walah asal jangan angkat kaki aja ya...:) Ehem...ehem...hha:) batuk dulu agar bicaranya labcar (Ngaruh ya...?) oke, pada pembicaraan kali ini saya mengulang pembahasan mengenai prosedur penggunaan simpus mulai dari pemetaan jaringan, transfer data sampai pada penggunaan aplikasi ditiap-tiap poli. Tak lupa selalu saya himbau sebelum teman-teman dipuskesmas menggunakan aplikasi Simpus Tommy terlebih dahulu infrastruktur harus sudah benar-benar memadai, jika semua perangkat sudah terpenuhi barulah kita mulai bersama-sama belajar bagaimana tata cara penggunaan aplikasi simpus tommy (Training Aplication). Yah itu masih planing saja, yang terpenting tahap awal kita sudah punya rencana.

Hemmmmm...:)) tak terasa setelah beberapa waktu berbincang-bincang tiba saatnya saya untuk pamit dengan membawa beberapa jenis laporan, tapi sebelum pamit pulang saya sudah disuguhin cemilan dan minuman dingin. Wah asikkk nih...:) Kebetulan saya lagi haus, "Terima kasih ya mbak"...:)

Ini dia saya ambil gambarnya, hhe..:)) Jepretttttt...!! hha, tidak afdol rasanya klo tidak dicicipi...yang lagi baca mwu?
Ruang Loket (Tempat Pendaftaran dan Registrasi Pasien)

Ruang Apotik (Pelayanan Resep)

Ruang Staf (Eh ko' teh botolnya gak ikut keambil...hhe)

Uda baca dulu sampai habis ya ntar saya kasih....:) Ya begitulah sedikit cerita dimana saya mengembangkan Simpus disalah satu puskesmas di kota bandung. Harapan saya semoga kedepan nanti semua puskesmas dikota bandung sudah dapat memanfaatkan teknologi komputer secara maksimal dalam melayani masyarakat disekitarnya. Terima kasih sebelumnya, salam dari saya Tommy Natalianto. JH, ST. Wassalamu'alaikum...:) Sampai jumpa...:)

Perkenalan Awal Simpus Tommy di Puskesmas Kota Bandung

Assalamu'allaikum, selamat siang semua para simpusers (ini sapaan akrab buat pengguna Simpus Tommy) cieelah sedikit narsis tidak masalah...hhe. Pada postingan kali ini saya akan memperkenalkan aplikasi manajemen puskesmas atau yang sering saya sebut dengan Simpus Tommy (hhe...sambil promo lagi nih..!). Oke, secara prinsip kinerja dari Simpus Tommy sama dengan sistem pelayanan yang ada dipuskesmas saat ini yaitu mulai dari pendaftaran pasien, pemeriksaan, pengobatan sampai pada pelaporan. Namun kalau kita flash back lagi menggunakan cara super duper lawas alias manual tentunya akan membutuhkan waktu, tenaga, pikiran serta kesabaran yang ekstra dalam mengolah laporan serta memanajemen data-data pasien seperti rekam medis, status pasien, kunjungan, kasus, diagnosa, terapi dan masih banyak lagi yang lainnya. Ambil kasus yang sering dijumpai dipuskesmas adalah pasien lupa membawa kartu berobatnya...!!! nah loh lengkap sudah penderitaan sipetugas loket...hehe. Dengan amat sabar sipetugas loket mecari kartu status pasien tersebut dari beberapa puluh ribu bahkan ratusan ribu tumpukan kertas, wualah banyak juga ya? ya emank banyak...hehehe sabar ya petugas loket..:) Oke lanjut...!

Sedikit menyinggung cara manual diatas, Simpus Tommy dirancang untuk memudahkan dalam hal memanjeman data pasien sampai pada pelaporan. Namun sebelum beranjak menggunakan elektronik sistem ada beberapa hal yang terlebih dahulu harus dipenuhi salah atunya adalah infrastruktur yang memadai seperti komputer, printer dan seperangkat jaringan untuk mentransfer data pasien mulai dari loket kepoli selanjutnya ke poli lagi jika dirujuk dan berakhir dipemberian resep. Ya kira-kira begitulah alur pelayanannya, jika semua infrastruktur telah dipenuhi barulah kita beranjak menggunakan elektronik sistem sebagai salah satau media pelayanan kesehatan masyarakat.

Baiklah agar tidak penasaran, berikut saya tampilkan beberapa screen shot dari simpus tommy yang masih dalam tahap proses pengerjaan, cekidottt...:)
Registrasi Pasien

Poli Umum
  
Poli Gigi
Data Stok Obat
Input Data Obat
Inpu Data Pemerimaan Obat
Laporan Kunjungan
Laporan Status Bayar (Bayar, Askes, Askin, Gratis)
 Bagaimana? pasti teman-teman bertanya kapan sih aplikasi ini digunakan..? Sabar dan berdo'a saja semoga dalam pengerjaan aplikasi ini saya selalu diberikan kemudahan....amin...:) Harapan saya dengan adanya simpus tommy ini dapat membantu serta memudahkan pekerjaan teman-teman di Puskesmas dalam mengolah laporan serta manajemen data pasien sehingga lebih efetif dan efisien. Tentunya tanpa bantuan ide serta masukan dari teman-teman dipuskesmas simpus tommy tidak akan berkembang seperti saat ini. Terima kasih untuk teman-teman dipuskesmas tunggu launching simpus tommy dibulan mendatang...salam simpusers, wassalamu'allaikum.

Tujuan dan Kegunaan Rekam Medis

Tujuan Rekam Medis adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan  . Tanpa didukung  suatu  sistem pengelola rekam medis yang baik dan benar , maka tertib administrasi tidak akan berhasil.

Kegunaan Rekam Medis antara lain:
1.  Aspek Administrasi
Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai administrasi, karena  isinya menyangkut tindakan berdasarkan wewenang dan tanggung  jawab sebagai tenaga medis dan perawat dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan.
2.  Aspek Medis
Catatan  tersebut dipergunakan sebagai dasar untuk merencanakan pengobatan/perawatan yang harus diberikan kepada pasien.
Contoh : identitas pasien, anamnesis, pemeriksaan fisik, terapi, diagnosis, pengobatan (resep), pemeriksaan laboratorium serta tindakan medis.
3. Aspek Hukum
Menyangkut masalah adanya jaminan kepastian hukum atas dasar keadilan, dalam
rangka usaha menegakkan hukum serta penyediaan bahan tanda bukti untuk menegakkan keadilan.
4. Aspek Keuangan
Isi Rekam Medis dapat dijadikan sebagai bahan untuk menetapkan biaya pembayaran pelayanan. Tanpa adanya bukti catatan tindakan /pelayanan, maka pembayaran tidak dapat dipertanggungjawabkan .
5. Aspek Penelitian
Berkas Rekam Medis mempunyai nilai penelitian, karena isinya menyangkut data/informasi yang dapat digunakan sebagai aspek penelitian.
6. Aspek Pendidikan.
Berkas Rekam Medis mempunyai nilai pendidikan, karena isinya menyangkut data/informasi tentang kronologis dari pelayanan medik yang diberikan pada pasien.
7. Aspek Dokumentasi
Isi Rekam medis menjadi sumber ingatan yang harus didokumentasikan dan dipakai
sebagai bahan pertanggungjawaban dan laporan sarana kesehatan.

Sumber :
Sharon Gondodiputro,dr.,MARS
Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran 
Bandung.2007